RS Soeharto Heerdjan Sukses Gelar Workshop Penerapan ECT
Jakarta, 29 Januari 2026 – RS Soeharto Heerdjan berhasil menyelenggarakan Workshop ECT dengan tema Penerapan Aman dan Efektif Terapi Elektrokonvulsif yg digelar selama dua hari, yaitu tanggal 27-28 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta dari berbagai rumah sakit jiwa di Indonesia, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta, dan dinilai sangat memuaskan oleh para peserta.
Workshop ini diselenggarakan oleh Tim Kerja Dilan (Pendidikan dan Pelatihan) yang berkolaborasi dengan Seksi Elektromedik dan Neurologi Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI). Acara ini bertujuan untuk memberikan update terkini terkait implementasi ECT pada pasien, mencakup aspek teknik penerapan, keamanan, etika, serta inovasi terbaru dalam bidang elektromedik dan neurologi.
Direktur Utama RS Soeharto Heerdjan, Dr Desmiarti, SP. KJ, MARS, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan salah satu bukti nyata peran pengampuan rumah sakit jiwa di wilayah binaan, yang menunjukkan komitmen kami dalam meningkatkan standar pelayanan kesehatan mental di Indonesia.
Workshop ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi para psikiatri, khususnya dalam penanganan gangguan mental melalui ECT. Kami sangat puas dengan antusiasme peserta yang aktif serta diskusi mendalam, yang diharapkan dapat diterapkan langsung di rumah sakit masing-masing.
Peserta workshop berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk rumah sakit jiwa pemerintah dan institusi swasta. Materi yang disampaikan mencakup praktik terbaik dalam penanganan ECT, mitigasi risiko, serta integrasi dengan terapi lain, yang dipaparkan oleh para narasumber ahli.
RS Soeharto Heerdjan berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan dan pelatihan dalam bidang kesehatan jiwa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan mental di Indonesia. Workshop ini juga menekankan pentingnya ECT sebagai terapi efektif untuk kondisi seperti depresi berat, skizofrenia, dan gangguan bipolar, dengan fokus pada penggunaan teknologi modern untuk meminimalkan efek samping dan meningkatkan keamanan pasien.
Para peserta diberikan kesempatan praktik langsung di bawah pengawasan ahli, yang menghasilkan umpan balik positif dan rekomendasi untuk implementasi nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada standarisasi praktik ECT di seluruh Indonesia.
Narasumber : DR. dr. Suzy Yusna Dewi, Sp. KJ Subsp. A.R (K), MARS, dr. Ayesha Devina,Sp.KJ, dr. Isa Multazam Noor, Sp.KJ (K) Subsp.AR (K), dr. Ismoyowati Putri Utami, Sp.KJ, dr. Christophorus Simadibrata, Sp.AN-TI, dr. Willy Steven,Sp.KJ, dr. Arundhati N.Aji, Sp.KJ (K) Subsp. Ger(K), Ns. Niswanto, S.Kep.
